KOMPAS.com – Perawatan kesehatan mandiri atau self-care semakin dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, tetapi praktik ini tidak seharusnya berjalan sendiri tanpa dukungan sistem kesehatan formal.
Riset terbaru Economist Enterprise yang didukung Bayer menunjukkan, self-care berpotensi membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperluas akses layanan kesehatan, sekaligus mengurangi beban sistem layanan medis.
Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Senin (27/7/2026) menyebutkan, praktik self-care diperkirakan dapat memberikan manfaat ekonomi tahunan hingga sekitar 179 miliar dollar AS. Di tengah tantangan berupa pertambahan populasi lansia, meningkatnya penyakit kronis, kekurangan tenaga medis, serta ketidakmerataan akses layanan kesehatan, self-care dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan.
Namun, riset tersebut menekankan bahwa manfaat self-care baru dapat dirasakan secara maksimal jika masyarakat mendapatkan dukungan yang tepat.
Self-care bukan pengganti layanan kesehatan Dalam riset tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan self-care secara luas sebagai kemampuan individu, keluarga, dan komunitas untuk mengelola kesehatan serta kesejahteraan mereka.
Praktiknya dapat mencakup berbagai hal, mulai dari menjalani pola hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit hingga memanfaatkan perangkat digital, melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri, serta menggunakan obat bebas tanpa resep dokter.
Scientist pada Departemen Kesehatan Seksual, Reproduksi, Maternal, Anak, Remaja, dan Lansia WHO, dr. Manjulaa Narasimhan, mengatakan self-care merupakan bagian penting dalam perawatan kesehatan.
“Self-care adalah garda terdepan untuk semua perawatan kesehatan. Dengan adanya bukti klinis, kebijakan yang mendukung, serta tenaga kesehatan dan perawatan yang terlatih, perawatan diri dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua orang,” kata dr. Manjulaa.
Meski demikian, self-care bukan dimaksudkan untuk menggantikan sistem kesehatan formal. Sebaliknya, praktik ini dapat menjadi bagian yang melengkapi layanan kesehatan selama masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang terpercaya, layanan yang terjangkau, dan jalur rujukan yang jelas.
Dengan dukungan tersebut, self-care dapat membantu memperluas akses layanan kesehatan, memperkuat pencegahan dan intervensi dini, serta mendorong masyarakat lebih aktif dalam menjaga kesehatannya.
Membership: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6










